Relung – Relung Hampa


salmanbiroe:

Aku menjerit, terhenyak akan kenyataan. Pahit. Kelam. Suram. Entah apalagi. Yang je;as, Aku telah terjerembab dalam dunianya. Dunia kelam tanpa batas.

Aku menjerit lagi. Kali ini banyak yang melihat ke arahku. Mata-mata itu begitu sinis. Air muka ku memudar, sedih dan mengeluakan air mata. Jatuh bergelimangan dan engan untuk bertahan walau sedetik saja.

Aku menjerit. Dan, kali ini tak ada yang merespon jeritanku kali ini. Hampa. Tak bersuara. Sepi. Sendiri. Di dalam sel tahanan ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: