Pemuja Rahasia


“PEMUJA RAHASIA” -Inspired by Sheila on 7

Saat malam tiba, saat itu pula ia menutup pintu kamarnya lalu berjalan menuju laptop di atas meja yang masih terbuka. Hanya dapat melihat profile Facebook dan kata-kata harian yang ada di Twitter nya, tapi ia hanya dapat membaca, melihat, bahkan terkadang menetes air matanya.

Sepertinya ia tetap pada pendiriannya, tetap menunggu dan menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan sesuatu padanya, walaupun setiap hari hatinya tetap berdetak kencang ketika pujaan hatinya terlihat memasukkan beberapa foto baru, kisah demi kisah, tersenyum melihatnya tapi sakit hatinya kenapa bukan ia yang ada disana bersamanya…

Sesekali ia menatap isi folder laptop, yang banyak di simpan foto-foto cantiknya yang diambilnya dari FB atau Twitter, sampai kapan ia bisa menahan rasanya walaupun terkadang ingin rasanya mengetikkan sebuah puisi atau bahkan menuliskan isi hatinya diatas kertas putih yang terpendam selama beberapa tahun.

Ia menegaskan dirinya bahwa “ini bukan cinta”, berkali-kali ia mencoba untuk menghilangkannya walaupun tetap kembali lagi perasaan itu, “Apa yang harus kulakukan ya Tuhan? Dia terlalu indah untuk digapai, banyak yang menyukainya dan aku tau dia bukan milikku. Setiap kali kucoba untuk menghapusnya, dia selalu datang lagi tanpa ada rasa bersalah, sedangkan aku yang tetap gemetar menerima semua darinya. Apa aku layak mendapatkannya, Tuhan? Apa benar dia akan menerima siapa aku sesungguhnya saat nanti dia tau semua kekuranganku? Biarlah aku tetap disini, melihatnya tersenyum dan tertawa bebas tanpa ia tau setiap hari aku selalu mendoakan untuk kebahagiannya, selagi masih bisa kulihat dirinya dari jauh, aku bersyukur.” bisiknya selalu dalam doanya.

 

Pemuja Rahasia _ Sheila on 7

 

Kuawali hariku dengan mendoakanmu

Agar kau s’lalu sehat dan bahagia disana

Sebelum kau melupakanku lebih jauh

Sebelum kau meninggalkanku lebih jauh

Ku tak pernah berharap kau kan merindukan

Keberadaanku yang menyedihkan ini

Ku hanya ingin bila kau melihatku kapanpun

Dimanapun hatimu kan berkata seperti ini

Pria inilah yang jatuh hati padamu

Pria inilah yang kan s’lalu memujamu

Aha, yeah, aha, yeah

Begitu para rapper coba menghiburku

Akulah orang yang selalu menaruh bunga

Dan menuliskan cinta di atas meja kerjamu

Akulah orang yang kan s’lalu mengawasimu

Menikmati indahmu dari sisi gelapku

Dan biarkan aku jadi pemujamu

Jangan pernah hiraukan perasaan hatiku

Tenanglah, tenang pujaan hatiku sayang

Aku takkan sampai hati bila menyentuhmu

Mungkin kau takkan pernah tahu

Betapa mudahnyaKau untuk di kagumiii… I

Mungkin kau takkan pernah sadarBetapa mudahnya

Kau untuk di cintaiii… I

Akulah orang yang akan selalu memujamu

Akulah orang yang akan selalu mengintaimu

Akulah orang yang akan selalu memujamu

Akulah orang yang akan selalu mengintaimu

Kembali ke: Reff

Karena hanya dengan perasaan

Rinduku yang dalam padamu

Kupertahankan hidup

Maka hanya dengan jejak-jejak hatimu

Ada artiku telusuri hidup ini

Selamanya hanya ku bisa memujamu

Selamanya hanya ku bisa merindukanmu

Huuu huuu huuu huuu huu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s