Jodoh itu Pernah Bertemu


Apa benar bahwa Jodoh itu pernah bertemu sebelumnya, sebelum kamu kenal benar dengan orang tersebut???

Ini masih terus jadi pemikiran gue dan banyak yang gue perhatikan dari segala sisi tentang hal ini, dimulai dengan diskusi dengan suami gue sendiri.

Apa iya? Apa benar?

Satu kilas balik tentang pertemuanku dengan suami ku yang sekarang.

Suamiku yang sekarang bisa dibilang Zorro pada zaman nya, tampang dan penampilan nya yang mirip Pay Slank menjadi sorotan di teman-teman nya, karena salah satu temannya adalah mantan ku dulu, jadi kurang lebihnya gue pernah mendengar nama nya. Tapi yang gue ga abis pikir, kenapa setiap mendengar nama suamiku itu dulu, gue seperti deja vu… pernah merasakan sebelumnya atau lebih tepatnya, gue merasa sangat kenal dengan sosoknya, padahal saat itu gue belum pernah ketemu langsung dengan dia.

Ternyata apa yang pernah gue rasakan dulu, itupun dirasakan oleh suami gue, walaupun ya namanya cowok cuek, ga terlalu di dramatisir. Dia mengakui, sepertinya dia kenal akrab dengan gue, padahal sama sekali dua-dua nya belum pernah bertemu langsung.

Saat pertemuan kami pertama kali itu pada tahun 2017 awal sekali, belum lama tahun baru kalau gue ga salah.

Anehnya, pertama kali ketemu sama dia, kok rasanya gue sama dia beneran sudah akrab, walaupun saat itu gue sama dia belum ada hubungan apa-apa, tapi anehnya gue sama dia sama-sama ceritain tentang hidup keluarga kita seperti ga ada yang ditutup-tutupin, aneh sih, gue juga heran saat itu. Ga ada rasa untuk “stop! dont talk!” ga ada sama sekali, bahkan terus aja mengalir seperti air yang tidak ada ujung nya.

Setelah beberapa kali pertemuan, kita jadian, dan ternyata benar… beberapa saat lalu, saat dia kuliah awal dan gue juga masih tahap kuliah awal, tempat nongkrong gue sama dia ga jauh, malah mungkin mepet-mepet, sama-sama berada di lingkungan yang sama, aneh bin ajaib… Gue saat itu bengong, gue bilang ke suami gue, kayaknya kita dulu pernah papasan tapi ga saling kenal.

Jauh sebelum ijab qabul kami, gue pernah terbesit bayangan, “Dia adalah kado dari Allah untuk Nada” dan jujur gue kaget!!! Ini yang ngomong gue atau siapa!???

Serius,,, gue kaget omongan itu, memang benar Jodoh terbaik yang datangnya dari Allah, ga mungkin kita yang masang-masangin kalau bukan karena ridho dari Allah. Allah pasti pernah beberapa kali mengirimkan sinyal pada gue, sayangnya gue baru menyadari hal ini setelah gue dilamar oleh dia.

Menurut gue, benar! Jodoh itu pernah dipertemukan Allah sebelum kita mengenal sosoknya lebih jauh lagi, karena apa yang gue alami sama juga dialami oleh suami gue sendiri. Ga akan bisa mengelak, kalau memang jodoh pasti bertemu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: